Pages

Selasa, 18 Agustus 2015

Jokowi : Gaya Jokowi Kalau Sedang Sindir Oknum yang Makan Duit Rakyat

Jokowi, salah satu idola gua, pdahal nggak ganteng-ganteng kan, tapi beliau ini sungguh mempunyai pesona dan kharisma gan gaya kepemimpinan yang Ajiiiiiiiiiiiiiiib..

Jokowi
Kalau gua perhatiin, Jokowi ini kalau di tanya tentang masalah yang terjadi di indonesia khususnya penyelewengan, beliau ini dengan tenang dan santai menjawab dengan jujur, sesuai kenyataan dan sedikit dengan sindiran.


Kalau kalian kemarin liat metro tv atau berita lain di waktu bapak Presiden ini di wawancarai dengan dihadirkan wakil dari berbagai penjuru dengan profesi masing-masing. pada 17 agustus 2015 tepat hari kemerdekaan itu terlihat sekali bahwa pak Jokowi ini tidak pernah menutupi apapun dari masyarakatnya. contoh beberapa jawaban pak Jokowi.

Wakil dari Tegal menanyakan, bagaimana Nasib Para Petani Pantura yang menangis karena Biaya mahal, pupuk mahal, air susah, harga di petani rendah tapi di pasar tinggi, Lalu gimana pula tebu yang dibatasi karena pabrik pengolahan tebu membatasi pasokan.

"Untuk permasalahan air sebenarnya memang harus di lakukan alat bantu, yang harusnya dana untuk membantu, tapi nyatanya saya lihat belum maksimal, rakyat bisa menilai dan mengawasi dana itu kemana, kalau di petani harga bisa segitu murah, kok di pasar mahal, itu sudah pasti ada yang bermain, orang yang suka makan uang penderitaan rakyat........."

"Coba Rakyat lihat masalah Dwelling time, kan ini merugikan negara, merugikan pengusaha juga, harusnya lebih cepat, malah bisa berminggu-minggu. lah ini harus di putus rantainya sekarang. Ini sama halnya untuk buat surat ijin melaut, kan cuma selembar, harusnya berapa menit saja sudah jadi, masyarakat sudah tahu jawabanya kenapa bisa lama...."Jawaban Pak Jokowi saat menjawab wakil dari Nelayan.

Jokowi ini menjadi trending topik dan nggak pernah sepi pengunjung, coba cek twitter Jokowi,weeeeew...$$$$$. Saya ingat betul kata Pak Jokowi saat di hina, di cemooh. " Saya cuma mengabdi sama negara, saya mengabdi untuk rakyat, Di hina di cemooh sudah makanan sehari-hari sejak saya jadi walikota"

Semoga muncul pahlawan bangsa lainnya, yang bukan cuma mengatas namakan Rakyat, tapi Pejabat dan Pahlawan yang jujur dan membela kepentingan Rakyat.

Semoga curhatan hati gua ini bisa meninspirasi banyak orang yang pengen lebih maju dengan kebaikan. MERDEKA






Tidak ada komentar:

 

Blogger news